Tampilkan postingan dengan label manfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manfaat. Tampilkan semua postingan

Asinan Asam Manis Kedondong

resep-cara-membuat-asinan-asam-manis-kedondong
Kedondong (Spondias dulcis Forst) adalah tanaman yang berasal dari Asia Tenggara dan Asia Selatan. Buah yang terkenal dengan rasanya yang asam ini biasanya dinikmati sebagai campuran dalam rujak buah ataupun asinan buah.

Karena rasanya yang asam, tak banyak orang yang menyukai jenis buah ini. Padahal, buah ini termasuk buah yang kaya nutrisi (zat gizi). Dalam 100 gr buah terkandung 0.6 gram protein, 0.2 gram lemak, 5.7 gram kalsium, 0.4 gram zat besi, dan 30-50 mg vitamin C. Buah ini juga kaya akan fosfor, niasin, vitamin A, dan karoten yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh dan membantu melawan penyakit kanker. Kandungan serat dalam buah kedondong juga terbilang cukup tinggi yaitu mencapai 0.7 gram serat per 100 gram buah, sehingga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Nah, setelah mengetahui sejumlah kandungan gizi yang terdapat dalam buah kedondong, sayang kan rasanya bila kita melewatkan buah yang satu ini dalam daftar buah favorit kita?

Bila tidak suka dengan rasanya yang sangat asam, kamu bisa mengolahnya dalam bentuk asinan asam manis seperti Asinan Asam Manis Kedondong yang satu ini. Berikut resep dan cara membuatnya:

Bahan : 
- 1 kg kedondong, kupas, dan potong sesuai selera
- 2 liter air
- 2 sdm kapur sirih
- 5 sdm garam
- 1 1/2 kg gula pasir
- 500 ml air mendidih
- 2 sdm cuka
- 5 buah cabai merah, iris kecil-kecil
- 2 gr natrium benzoat

Cara membuat :
1. Rendam kedondong dalam 2 liter air, tambahkan garam, aduk, lalu diamkan selama 1 jam.

2. Setelah satu jam, tiriskan dan cuci kedondong hingga bersih, campurkan sisa air dengan kapur sirih.

3. Rendam lagi kedondong selama 1 jam, angkat dan cuci lagi hingga bersih, sisihkan.

4. Larutkan gula pasir dalam air mendidih, tambahkan cuka, garam, dan cabai. Setelah dingin, rendam kedondong dalam larutan tersebut.

5. Lalu, masukkan natrium benzoat, aduk dan diamkan selama 1-2 malam supaya lebih meresap.

6. Sajikan dingin.

Bumbu Dapur : Merica (Lada)

Bumbu-dapur-merica-lada
Merica atau lada bernama latin piper nigrum L adalah tumbuhan penghasil rempah dari bijinya. Merica atau lada sangat penting dalam komponen masakan di banyak negara. Di masa lampau harganya sangat tinggi sehingga memicu penjelajah Eropa berkelana untuk memonopoli lada dan mengawali sejarah kolonisasi Afrika, Asia, dan Amerika. Karena popularitasnya itu, banyak yang menyebutkan merica dengan sebutan king of spice. 

Merica yang digunakan sebagai bumbu masak terdiri dari merica putih, hitam, hijau, dan merah. Merica hitam diperkirakan berasal dari Malabar, India. Merica putih dari pulau Bangka Indonesia. Merica hijau dari Madagaskar dan Merica merah dari Kerala, India.

Merica memiliki rasa yang pedas dan tajam. Sehingga membuat masakan menjadi lebih sedap dan nikmat. Bagian yang digunakan untuk memasak adalah biji merica yang sudah kering. Biji merica yang terakhir dipetik akan menghasilkan aroma dan rasa terbaik.

Merica hijau banyak digunakan pada masakan Eropa dan Thailand, terutama untuk pembuatan mustard dan saus lainnya. Merica merah memiliki rasa dan aroma lebih tajam dan pedas daipada merica hijau. Namun merica hitam tetap yang paling tajam dan pedas rasanya. Jenis ini paling banyak digunakan untuk masakan Eropa.

Sedangkan merica putih banyak digunakan pada sup dan saus, karena tidak merusak penampilan masakan. Jenis ini lebih populer pada masakan Asia, misalnya masakan Jepang dan China, karena rasanya tidak setajam jenis merica lain.


Selain membuat masakan menjadi lebih sedap dan nikmat, merica juga memiliki manfaat dan khasiat bagi kesehatan tubuh. Merica dipercaya bisa menghangatkan badan. Merica juga digunakan sebagai obat untuk meringankan keluhan sakit kepala. Dalam merica terkandung zat yang membawa sifat pedas, yaitu kavisin. Di dalam tubuh kita, zat-zat yang membawa sifat pedas akan bekerja meredam aktivitas otak saat menerima sinyal rasa sakit yang disalurkan dari sistem syaraf. Dengan kata lain, senyawa yang membawa rasa pedas berkhasiat untuk mengurangi keluhan rasa sakit pada otak.

Apalagi manfaatnya? Kandungan zat yang ada dalam merica dapat mengatasi masalah bau badan, melancarkan haid, membantu meringankan keluhan panas dalam, sakit gigi dan berbagai jenis penyakit kulit.